Selain itu, Faraday berhasil menemukan benzena, senyawa penting dalam kimia organik. Ia juga mengembangkan klasifikasi baru untuk asam dan basa yang mempengaruhi teori kimia modern.
Faraday dikenal luas berkat kemampuannya menjelaskan konsep ilmiah rumit menjadi sederhana. Karakter ini membuatnya sangat dihormati baik di kalangan ilmuwan maupun masyarakat umum.
Pengaruh karya Faraday terasa kuat dalam perkembangan teknologi modern, seperti motor listrik dan transformator. Penemuannya tentang medan elektromagnetik juga menjadi landasan teori James Clerk Maxwell.
Di masa Revolusi Industri, Faraday berperan besar dalam kemajuan pengolahan logam dan produksi bahan kimia. Penemuan elektrolisis mendorong berbagai inovasi industri yang meningkatkan ekonomi global.
Faraday tidak hanya menciptakan penemuan ilmiah, tetapi juga membangun budaya eksperimen dalam sains. Ia membuktikan bahwa eksperimen nyata lebih penting daripada spekulasi teori tanpa dasar.
Dalam bidang pendidikan, Faraday gigih memperjuangkan agar ilmu pengetahuan dapat diakses masyarakat luas. Ia sering mengadakan ceramah populer, termasuk untuk anak-anak, yang mempopulerkan sains di kalangan awam.
Michael Faraday meninggal pada 25 Agustus 1867, namun warisannya tetap hidup dalam teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini. Semangat, ketekunan, dan rasa ingin tahunya menjadi inspirasi abadi bagi dunia.
