Sementara itu, Koordinator Penyuluh (Koorluh) BPP Saronggi Su’udi mengatakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk memperkuat jalinan komunikasi dengan seluruh KWT di kecamatan setempat.
“Dengan Poktan, komunikasi dan penyuluhan terus berjalan sampai saat ini. Lalu untuk KWT sendiri, kami melakukan upaya pemantapan agar KWT bertambah secara keanggotaan, dan semakin kuat secara kesolidan,” ungkapnya.
Su’udi juga menjelaskan agenda utama kegiatan pertanian yang akan dilakukan bersama seluruh KWT se-Kecamatan Saronggi. Salah satunya adalah penguatan ketahanan pangan untuk mengantisipasi risiko buruk cuaca ekstrem.
“Cuaca ekstrem, menjadi hal yang paling dikeluhkan. Oleh karenanya, upaya memperkuat ketahanan pangan di tatanan keluarga terus dimasifkan,” pungkasnya.
