“Bagi warga yang keluarganya belum divaksin bisa langsung menghubungi kami. Langsung akan kami datangi per rumah,” paparnya.
Widi juga memaparkan bahwa banyak masyarakat yang tidak terbuka terhadap tenaga kesehatan (Nakes) perihal penyakit penyerta yang dialaminya pada saat screening .
“Sebetulnya, masyarakat sendiri tidak terbuka kepada tim tenaga kesehatan ketika dilakukan screening, punya penyakit penyerta atau tidak, kadang itu ditutupi,” ucapnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Helmi (25), warga Desa Kebunan, Kecamatan Kota yang berkesempatan mengikuti vaksinasi mengatakan bahwa pasca divaksin dirinya tetap merasa nyaman dan tidak merasakan efek apapun.
“Saya aman kok divaksin, ini sudah yang kedua. Saya harapkan masyarakat dapat ikut mensukseskan program pemerintah ini,” pungkasnya usai bervaksin di halaman Mapolres Sumenep.
