Mengawali bulan Desember 2021, tepatnya pada 3 Desember, Bupati Fauzi meraih prestasi sebagai tokoh pelayanan publik dalam ajang Madura Awards Tahun 2021.
Satu minggu kemudian, yakni 10 Desember, Museum Keraton Sumenep mendapatkan penghargaan terbaik III kategori daya tarik budaya alam dalam ajang East Java Tourism Awards 2021 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim
Tidak hanya itu saja, pada 14 Desember Pemkab Sumenep kembali raih penghargaan gerakan menuju Smart City 2021 dari Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia (RI).
Penghargaan yang diraih Pemkab Sumenep juga datang dari Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), sebagai kabupaten penggagas deklarasi “Panggil Aku Guru”, pada 17 Desember.
Selain itu, sektor desain Perumahan Swadaya tak mau kalah memberikan andil dalam mengumpulkan pundi-pundi penghargaan Pemkab Sumenep.
Pada 21 Desember misalnya, Pemkab Sumenep mendapatkan penghargaan desain terbaik 1 Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2021 dari balai pelaksanaan penyediaan perumahan wilayah jawa IV Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat RI.
Pemkab Sumenep juga menorehkan prestasi mentereng di bidang perlindungan perempuan dan anak. Pada 26 Desember lalu, Pemkab Sumenep mendapatkan penghargaan daerah responsif terhadap layanan perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan dari Pemprov Jatim.
Sementara itu, menjelang tutup tahun, yakni 29 Desember tahun 2021, Sumenep peroleh penghargaan atas kometmen dan kerja keras dalam mendorong percepatan pembangunan desa dari kementerian desa pembangunan daerah tertinggal dan Transmigrasi RI (Kementerian Desa PDTT) RI.
Atas capaian tersebut, Bupati Fauzi bersyukur kinerja Pemkab Sumenep terus mencatat prestasi dan diapresiasi pemerintah pusat, Pemprov Jatim, dan berbagai elemen lainnya.
“Penghargaan ini saya persembahkan kepada masyarakat Sumenep. Semoga menjadi penyemangat kami dalam melakukan inovasi dan bekerja yang lebih baik kedepannya,” ungkap politisi muda Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
