Atas kejadian tersebut, Hartono Sutanto sebagai pemilik sepatu merek Gradial merasa dirugikan karena menyebabkan pandangan buruk masyarakat kepada semua produk sepatu merek Gradial yang juga beredar luas di pasaran.
Sebagai bukti penguat pengaduan kepada Kapolres Blitar Kota, Hartono Sutanto menyertakan salinan sertifikat merek Gradial, rincian spesifikasi sepatu, foto perbandingan sepatu asli dan sepatu palsu serta barang bukti sepatu merek Gradial yang palsu.
“Besar harapan kami bahwa Bapak Kepala Polres Kota Blitar bersedia membantu menyelidiki dan menyelesaikan kasus pemalsuan sepatu merek Gradial serta menghilangkan citra buruk masyarakat akan produk sepatu merek Gradial,” pintanya kepada Kapolres Kota Blitar.
Sampai berita ini ditayangkan, madurapers.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolres Blitar Kota Argowiyono.
Sementara itu, Kepala Dispendik Kota Blitar Samsul Hadi berkenan memberikan tanggapan sewaktu dikonfirmasi berkaitan dengan sepatu merek Gradial yang dibagikan Dispendik Kota Blitar kepada pelajar SMP di Kota Blitar yang ternyata palsu itu.
“Terima kasih infonya. Karena prinsipnya kami juga tidak menginginkan ada pemalsuan produk apapun pada pengadaan yg kami adakan. Dan yang kami beli dan pesan harusnya produk yang asli. Hal tersebut akan segera akan kami klarifikasi pada penyedia terkait dengan hal tersebut,” janji Samsul Hadi melalui pesan WhatsApp, Selasa (1/2/2022).
