“ Tentu ini bisa merusak kehidupan keberagamaan di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Tidak ada satupun agamapun yang menghendaki dan membenarkan tindakan dan aksi seperti ini. Kita dituntut untuk saling menghormati dan menghargai antar umat beragama,” Imbuhnya.
Mahfud juga menghimbau kepada masyarakat supaya tidak takut apalagi terprovokasi akibat peristiwa ini.
“Tindakan teror ini sengaja dilakukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Akibatnya akan menimbulkan ketegangan di tengah-tengah masyarakat. Jadi masyarakat tidak usah takut, apalagi sampai terprovokasi (red),” tegasnya.
