Solon juga dikenal karena reformasi hukumnya yang berpengaruh. Ia membuat undang-undang yang mengatur kelas sosial dan politik di Athena. Undang-undangnya mengatur hak dan kewajiban warga, serta membagi masyarakat menjadi empat kelas berdasarkan pendapatanya. Selain itu, dia memperkenalkan sistem pengadilan yang lebih adil, di mana semua warga memiliki hak untuk membela diri.
Warisan Solon terbukti sangat berharga dalam perkembangan demokrasi di Yunani. Reformasi politik dan hukumnya membuka jalan bagi partisipasi lebih luas dalam pemerintahan, mengurangi ketidaksetaraan sosial, dan meningkatkan stabilitas politik di Athena. Meskipun dia tidak menciptakan demokrasi dalam bentuk modernnya, ia memberikan fondasi yang penting bagi perkembangannya di masa depan.
Meskipun Solon dihormati sebagai seorang negarawan yang bijaksana, beberapa kritikus menyoroti kelemahan dalam pendekatannya terhadap masalah sosial dan politik.
Sebagian besar dari reformasinya hanya memberikan perbaikan sementara, dan ketidaksetaraan sosial tetap ada setelah masa kekuasaannya berakhir. Selain itu, dia dianggap gagal mengatasi kecenderungan oligarki dan konflik antar kelas di Athena secara permanen.
