Budaya  

Suku Paling Berbahaya di Dunia

Delapan Suku Primitif Paling Berbahaya di Dunia

Bangkalan – Di era kontemporer (modern terkini) ternyata masih ada suku primitif yang dapat membahayakan kehidupan manusia modern. Suku primitif tersebut tidak kontak dengan dunia luar, kanibal, dan sangat berbahaya.

Ada juga suku primitif yang melakukan kontak dengan manusia di luar sukunya, tapi juga masih berbahaya. Suku-suku primitif tersebut yang paling berbahaya di dunia yang dilansir dari Dhruvalakshmi Parthankar (2019) di TripHobo di laman https://www/triphobo.com/blog/dangeous-tribes-in-world antara lain adalah suku Tibo Yaifo, Korowai, Suri, Yanomani, Kurubo/Dslala, Mashco-Piro, Moken, dan Ayoreo.

Suku Yaifo (Yaifo Tribe) ini berada di negara Papua Nugini. Suku ini pertama kali bersentuhan dengan dunia modern pada tahun 1988. Benedict Allen, penulis dari Inggris yang menghubungi suku tersebut, menceritakan kisah menarik tentang tarian menakutkan suku ini yang menyambutnya. Orang suku Yaifo biasanya tidak mempertahankan kontak dengan dunia luar dan jika anda berpapasan dengan orang-oarang suku ini, maka anda mungkin akan disambut dengan panah dan busur.

Suku Korowai (Korowai Tribe) adalah suku yang biasa mempraktekkan kanibalisme sebagai sarana penegakan keadilan. Suku ini berada di hutan belantara Papua Barat di bagian Tenggara. Pengorbanan hewan adalah hal biasa bagi suku Korowai dan kehidupan suku ini berputar di sekitar sihir dan roh. Meskipun suku ini telah menyambut baik kontak sosial dengan dunia modern dalam beberapa dekade terakhir, tap suku ini masih merupakan salah satu suku yang ganas di dunia.

Suku Suri/Surama (Suri/Surama Tribe) memiliki ritual yang menyiksa, upacara adu tongkat yang berbahaya, dan sumbat bibir yang menyakitkan. Suku ini berada di Barat Daya negara Ethiopia. Orang suku Suri/Surama masih mengikuti cara hidup kuno. Meskipun suku ini telah mengizinkan orang luar melihat sekilas kehidupannya, tapi anda akan menyesal bertemu dengan orang suku ini.

Suku Yanomami (Yanomami Tribe) berada di hutan lebat Amazon, antara negara Venezuela dan Brasil. Suku ini merupakan salah satu suku paling kejam di seluruh dunia. Meskipun orang-orang di suku ini telah menghadapi paparan alkohol, penyakit, dan kekerasan karena kontak dengan peradaban dunia luar (modern), tapi sebagai besar dari orang-orang suku ini masih terisolasi.

Suku Koruba/Dslala (Koruba/Dslala Tribe) merupakan suku ganas di negara Brasil. Ketika pemerintah Brasil mencoba menjalin kontak dengan suku ini, hasilnya sama sekali tidak seperti yang diharapkan. Suku ini membunuh lebih dari beberapa pegawai pemerintah yang berani memasuki lembah Amazon.

Suku Mashco-Piro (Yaifo Mashco-Piro) adalah salah satu orang yang tidak dapat dihubungi di dunia dan pernah terlihat hidup di negara Peru. Suku ini diidentifikasi juga sebagai orang Cujareño. Suku ini diketahui membunuh orang luar pada tahun 2012. Jadi, ketika anda berkeliaran di hutan negara Peru, waspadalah terhadap suku primitif ini yang masih ada di hutan negara Peru.

BACA JUGA:  PKB Gelar Turnamen Badminton PKB Cup Super Series
BACA JUGA:  Mengenang Jasa Pengrajin Batik Tulis Tanjungbumi, Bangkalan

Suku Moken (Moken Tribe) berada di negara Burma dan Thailand.  Suku ini berada di ambang kepunahan di dunia. Suku ini dikenal dengan sebutan “orang laut” karena orang-orang suku ini menghabiskan sebagian besar hidupnya di perahu kayu kecil menjelajahi lautan. Suku ini pernah dianggap sebagai suku yang berbahaya, namun sekarang kebanyakan orang-orang dari suku ini berdamai dengan dunia luar.

Orang Ayoreo (Ayoreo Tribe) tinggal di daerah sekitar negara Paraguay dan Bolivia. Suku ini menghindari kontak dengan peradaban modern selama berabad-abad. Suku ini merupakan suku pemburu-pengumpul tradisional yang memilih datang ke kota karena terjadi penggundulan hutan. Suku ini dikhawatirkan mengalami ambang kepunahan. Meski demikian, orang-orang suku ini yang masih tinggal di hutan bisa berbahaya jika dihubungi oleh orang luar.

Oleh karena itu, waspadalah jika kontak dengan delapan suku primitif tersebut! Hal ini karena kontak dengan suku-suku tersebut sangat berbahaya. Sebab mereka bisa membunuhmu dengan panah, anak panah, dan pakunya yang menjadi senjata andalan mereka.

Tinggalkan Balasan