Aktivis Sampang Laporkan Dugaan Mark Up Patung Karapan Sapi Rp3,3 Miliar ke Polisi

Admin
Rosi, Aktivis Sampang saat menyerahkan laporannya ke Polisi
Rosi, Aktivis Sampang saat menyerahkan laporannya ke Polisi, (Foto: Istimewa).

“Sangat tidak masuk akal jika selisihnya mencapai miliaran rupiah. Ini yang perlu diusut secara serius, mulai dari siapa pelaksana proyek sebenarnya, material yang digunakan, hingga aliran anggarannya,” tegasnya.

Dalam laporannya, Rosi juga menyertakan beberapa referensi pemberitaan media dan keterangan pengrajin sebagai bahan awal bagi penyidik Polres Sampang.

Ia berharap Satreskrim Polres Sampang dapat bekerja profesional dan tidak tebang pilih dalam menindaklanjuti laporannya.

Menurut Rosi, proyek patung karapan sapi bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kebanggaan masyarakat Sampang yang harus dijaga integritasnya.

“Jika benar ada unsur mark up dan perbuatan melawan hukum, aparat tidak boleh ragu menindak siapa pun yang terlibat. Hakordia seharusnya menjadi momentum bersih-bersih praktik korupsi di daerah,” pungkasnya.