“Tugas kita dari TPS ke TPA saja mas. Kalau masih harus membersihkan sampah di perumahan kan kasihan pasukan kuning saya,” ungkap Ernawan kepada media ini.
Saat ini, lanjut Ernawan, terdapat 198 (seratus sembilan puluh delapan) pasukan kuning yang bertugas di berbagai titik lokasi di jantung Kota Sumenep.
“Mereka bertugas di pos masing-masing. ada yang bekerja pada pagi, siang, dan sore hari,” ungkap Ernawan menguraikan.
Jumlah pasukan kuning tersebut, menurutnya sangat kurang. Untuk itu pihaknya juga menghimbau kesadaran masyarakat guna membuang sampah pada tempatnya.
Di tengah minimnya petugas sampah, Ernawan mengaku masih memiliki keinginan menambahkan pasukan kuning. Hanya saja, terkendala dengan anggaran.
“Kalau gak ada anggaran gak bisa nambah. Yang ada kita maksimalkan, harapannya pengen nambah,” harapannya.
Di penghujung wawancara, Ernawan menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, akan menaikkan gaji para petugas kebersihan alias pasukan kuning.
“Kita akan naikkan gaji mereka. Semula Rp800 ribu menjadi Rp1 juta,” ungkapnya.
