Opini  

Bawang Merah Rubaru, Potensi menjadi Indikasi Geografis yang Perlu Diakui

Madurapers
Sayyidi Ainul Yaqin adalah mahasiswa S2 program studi Pengelolaan Sumber Daya Alam, Universitas Trunojoyo Madura (UTM)
Sayyidi Ainul Yaqin adalah mahasiswa S2 program studi Pengelolaan Sumber Daya Alam, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) (Dok. Madurapers, 2024).

Pemerintah, melalui PPL Kecamatan Rubaru, berupaya untuk mempertahankan varietas Rubaru dengan membina penangkar lokal varietas Rubaru. Pemerintah juga memfasilitasi petani dengan bibit varietas Rubaru dan menggalakkan penggunaan varietas asli daerah tersebut. Selain itu, upaya dilakukan dengan mendukung pengolahan bawang merah menjadi produk olahan seperti bawang merah goreng, pasta, atau tepung.

Namun, langkah yang lebih jauh tengah dikaji, yaitu pemberian status “Indikasi Geografis” bagi bawang merah varietas Rubaru. Apa artinya itu? Status ini akan mengakui kekhasan bawang merah varietas Rubaru sebagai produk dari Sumenep. Ini artinya, bawang merah varietas Rubaru yang tumbuh di tempat lain tidak akan memiliki kualitas yang sama.

Status Indikasi Geografis akan melindungi bawang merah varietas Rubaru dari pemalsuan, menjaga kualitasnya, dan memberikan jaminan di pasar. Hal ini tentunya akan menguntungkan para petani. Contoh lainnya adalah kopi Gayo dan kopi Toraja, yang kualitasnya diakui berkat status Indikasi Geografis.

Langkah penting tersebut, pemberian status “Indikasi Geografis”, dikaji oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Indikasi geografis ini merupakan pengakuan atas kekhasan dan kualitas suatu produk yang berasal dari daerah tertentu. Dengan status ini, bawang merah varietas Rubaru akan dilindungi dari pemalsuan dan dapat dipastikan kualitasnya di pasaran.

Dengan demikian, langkah-langkah ini bukan hanya tentang mempertahankan sebuah varietas, tapi juga memperkuat identitas dan keberlanjutan ekonomi petani lokal. Rubaru bukan hanya sekedar varietas bawang merah, tapi juga warisan dan kekayaan yang perlu dilestarikan. Dengan status Indikasi Geografis, harapan akan masa depan bawang merah varietas Rubaru sebagai produk unggulan Sumenep semakin nyata.

 

Sayyidi Ainul Yaqin, penulis adalah mahasiswa S2 program studi Pengelolaan Sumber Daya Alam, Universitas Trunojoyo Madura (UTM).