DPR: Korupsi Masih Tinggi, Investasi Sulit Tumbuh

Madurapers
Dr. Hj. Anis Byarwati Anggota Komisi XI dan Wakil Ketua BAKN DPR-RI dari Fraksi PKS (Sumber foto: DPR-RI, 2023).
Dr. Hj. Anis Byarwati Anggota Komisi XI dan Wakil Ketua BAKN DPR-RI dari Fraksi PKS (Sumber foto: DPR-RI, 2023).

Jakarta – Anis Byarwati, Anggota Komisi XI DPR-RI, menyatakan prihatin dan miris melihat maraknya kasus korupsi di Indonesia, Selasa (18/4/2023).

Belum lagi, kata Anis Byarwati, kasus OTT Walikota Bandung yang belum setahun menjabat, menambah panjang daftar kasus korupsi pejabat negara.

Anis menyebut, perilaku korup tersebut membuat kepercayaan rakyat menurun kepada pejabat publik. “Selain itu, maraknya kasus korupsi juga menghambat investasi,” kata Anis, Selasa (18/4/2023).

Anis menyampaikan, tercatat Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia saat ini terendah sejak era reformasi, yaitu sebesar 34 poin dari skala 0-100 pada 2022.

“IPK Indonesia pada 2022 menempati peringkat ke-110. Padahal sebelumnya berada di peringkat ke-96 secara global. Penurunan ini berarti ada masalah yang tidak dibenahi,” ujar Politisi Fraksi PKS ini.