Sumenep – Petani Desa Tamidung, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur apresiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep. Senin, (28/3/2022).
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui DKPP setempat berikan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa hand sprayer kepada kelompok tani di Desa Tamidung, Batang-Batang, Sumenep.
Bantuan itu diberikan langsung oleh Kepala DKPP Sumenep, Arif Firmanto dengan didampingi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, pada acara ngopi bareng bersama para petani yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep, Kamis 10/3/2022) kemaren.
Dalam acara tersebut, tidak hanya bantuan Alsintan, Dinas yang fokus pada peningkatan pertanian di ujung timur Pulau Madura itu, juga memberikan pelatihan pengendalian hama tikus yang sering menjadi permasalahan sejumlah petani di Sumenep.
Selain pelatihan pengendalian hama tikus, juga diberikan materi bagaimana budidaya tanaman sehat (menanam dengan teknologi, menanam dengan baik dan benar sesuai dengan rekomendasi teknis).
Asnamo (45) warga Desa Tamidung, Batang-Batang, Sumenep setempat menyampaikan terima kasih kepada Bapak Arif selaku Kadis DKKP Sumenep atas bantuan berupa alat pertanian dan juga pelatihan kepada para petani.
“Terima kasih banyak Pak Arif. Alat pertanian dan pelatihan bermanfaat bagi kami,” kata Asnamo kepada media ini.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan alat pertanian dan Ilmu penanganan hama tikus diberikan saat pelatihan beberapa waktu lalu itu, menjadi modal untuk meningkatkan hasil pertanian di wilayahnya.
“Alhamdulillah, panen tahun ini melimpah ruah dibandingkan dengan panen sebelumnya,” kata Asnamo penuh bersyukur.
Terpisah, Ketua BEM Sumenep, Nur Hayat, menyampaikan bahwa pihaknya juga mengapresiasi terhadap DKKP Sumenep. Pasalnya, pertanian di bumi Sumekar ini tidak akan maju tanpa keterlibatan pamerintah secara langsung.
“Petani tidak bisa sejahtera tanpa adanya pemeirntah. Makanya Ke depan, petani, mahasiswa, dan pemerintah akan saling bersinergi tingkatkan pertanian di Sumenep,” tegas Hayat.
Pria kelahiran Desa Tamidung Batang-Batang itu, juga berharap kepada DKKP Sumenep ada trobosan baru dalam bidang pertanian.
“Trobosan baru ini kami tunggu, guna menciptakan hasil pertanian yang lebih bervariatif lagi,” pungkasnya.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.