“Honor yang semula 500 ribu kami naikkan menjadi 1 juta, ada sebanyak 6000 guru ngaji dan 200 marbot yang menerima honor dan bansos pada tahun 2021,” ungkapnya.
Di masa Pandemi Covid-19, menurutnya banyak dampak yang dirasakan oleh masyarakat mulai dari sektor sosial dan ekonomi.
“Kami juga minta dukungan dari stakeholder tokoh agama dan masyarakat termasuk para guru ngaji dan marbot untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu taat prokes dan mensukseskan program vaksinasi,” pungkasnya.
