KPK Harus Mengusut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Hibah Triliunan di Jatim

Jaringan Kawal Jawa Timur saat menyampaikan orasi di depan kantor Komisi Pemberantas Korupsi Republik Indonesia (Sumber Foto : Ahmad)

Surabaya – Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) melaporkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kepada Komisi Pemberantas Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) atas dugaan korupsi dana hibah senilai 4,5 triliun, pada Tahun Anggaran (TA) 2019-2021.

Pemprov Jatim di TA 2019 merealisasikan belanja hibah, bantuan Sosial dan Bantuan Keuangan sebesar Rp. 8.576.571.520.945,20. Dan pada TA 2020 Pemprov Jatim menaikkan porsi anggaran Dana Hibah dengan realisasi sebesar Rp. 9.514.406.648.901,00.

Namun, dalam penggunaan dana hibah tersebut, banyak yang tidak dilengkapi dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), sehingga dugaan korupsi dana hibah yang dikucurkan oleh Pemerintah Pemprov Jatim banyak disalah gunakan dan tidak jelas peruntukannya.

BACA JUGA:  Diduga Korupsi, Jaka Jatim Laporkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan ke Kejati Jatim

Tinggalkan Balasan