Sangat disayangkan lagi, pengakuan dari Agus, selama ini pengelolaan sampah di TPA masih jauh dari kata sempurna. Sebab, untuk dilakukan penguraian sampah-sampah itu tidak dipilah terlebih dahulu, yaitu antara sampah organik dan non-organik. Sehingga kedua jenis sampah itu langsung ditimbun menggunakan pasir.
“Sampah di situ langsung ditimbun pakai pasir, tidak dibakar karena kalau dibakar juga mencemari udara,” terangnya.
Guna mengatasi masalah ini, Agus masih kebingungan mencari dana untuk membangun lahan baru, sebagai salah satu solusi pembuangan sampah berikutnya.
“Kita tetap akan berupaya untuk mencari solusi dari mana sumber agar TPA secepatnya bisa dibangun sel yang baru,” timpalnya.
