Selain itu, Mathur Husyairi mengajak seluruh masyarakat kalangan pelajar hingga petani untuk bersihkan diri dari uang kotor, dimana dalam pemilihan Pilkada 2024 harus tolak politik uang demi kemajuan Bangkalan.
“Bagi seluruh masyarakat dari kalangan petani hingga pelajar mari bersihkan Bangkalan dari uang kotor untuk membangun Bangkalan Maju,” tegasnya.
Sementara, salah satu warga Tragah yang hadir pada dialog terbuka tersebut, merespon positif deklarasi penolakan politik uang di Kecamatan Tragah.
“Pertama, menegaskan bahwa politik uang adalah pratik yang tidak dapat dibenarkan yang merusak integritas demokrasi dalam proses Pilkada Bangkalan. Kedua, Kami menolak seluruh politik uang dalam pilkada Bangkalan sehingga mewujudkan Pilkada yang bersih dan berintegritas,” teriak seluruh peserta yang hadir dalam dialog tersebut.
