Kondisi tersebut sudah lama dibiarkan begitu saja oleh pihak otoritas terkait. Hingga awal tahun 2022 pun belum ada tanda-tanda untuk dilakukan perbaikan.
Menanggapi hal tersebut, media Jurnalis media ini menghubungi, Ir Mohammad Jakfar selaku Kepala Dinas (Kadis) Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) dan Perhubungan Kabupaten Sumenep.
Pihaknya menyampaikan, terkait penyambung dermaga yang sudah diganti dengan bambu dan batangan kayu di salah satu dermaga Pelabuhan Kalianget itu tak lain hanya sementara waktu.
Anehnya, dirinya berdalih bahwa alat bantu sementara itu tak lain hanya untuk kenyamanan masyarakat dalam melakukan aktivitas di dermaga pelabuhan.
“Supaya aktifitas masyakarat untuk menaiki kapal tidak terganggu,” dalih pria yang akrab disapa Jakfar.
Ditanya kapan akan dilakukan perbaikan dermaga pelabuhan, pihaknya mengaku akan melakukan pembangunan pada tahun 2022. Adapun biaya yang diperuntukkan pembangunan tersebut mencapai Rp. 60 miliyar.
“Itu sandaran sementara, insyAllah kita ada anggaran di tahun ini. Semoga tidak ada refocusing anggaran lagi,” tutupnya.
