Muncul Asumsi Negatif Terkait Vaksinasi, Kepala Dinkes Sumenep Angkat Bicara

Ilustrasi empat tahapan vaksinasi Covid-19. (Istimewa).

Sumenep – Hingga saat ini, Pemerintah Indonesia masih serius menangani angka sebaran Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan proses vaksinasi yang masih terus berlangsung.

Akan tetapi, di samping itu masih banyak asumsi publik yang mengarah pada penolakan Vaksinasi. Sehingga hal ini membuat pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, angkat bicara.

Agus Mulyono, selaku Kepala Dinkes Sumenep menjabarkan, bahwa pasien yang hendak melakukan vaksinasi akan menempuh 4 tahapan.

Tahapan pertama yakni sesi pendaftaran, kedua pemeriksaan, ketiga proses Vaksinasi, dan terakhir pic care vaksinasi, atau proses pembacaan hasil dan sumber data vaksinasi Covid-19.

“Secara nasional yang bersangkutan akan mendapatkan sertifikat. Jadi jangan takut, apapun yang menjadi penyakit penyerta akan dilakukan pemeriksaan di tahapan kedua itu,” tutur Agus, Minggu (18/07/2021).

Menurut prosedur yang ada, pasien tidak akan semerta-merta divaksin. Melainkan harus dalam keadaan tenang dan tidak memiliki gejala penyakit lainnya yang membahayakan.

“Makanya akan ada pendaftaran, pemeriksaan dan lainnya. Nah, dari pemeriksaan itu pastinya dilakukan pertanyaan-pertanyaan untuk hal-hal yang akan diperiksa,” tegasnya.

BACA JUGA:  Galakkan Vaksinasi, Polres Sampang Luncurkan Mobil Gerai Vaksin Presisi Keliling

Tahapan-tahapan yang telah dijelaskan itu, harusnya dapat menghapus segala kehawatiran yang dirasakan masyarakat, sebab menurut Agus, pemerintah benar-benar serius dalam penanganan ini.

“Sudah ratusan ribu warga Indonesia divaksin. Kalau di Sumenep puluhan ribu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan