Oknum Ketua LSM di Sumenep Diciduk OTT, Seret ASN Inspektorat

Admin
Ilustrasi OTT
Ilustrasi OTT (Sumber Foto: Nusantaranews).

Sumenep – Dunia aktivis dan birokrasi di Kabupaten Sumenep tercoreng setelah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SIDIK, Syaiful Bahri, tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Satreskrim Polres Sumenep, Minggu (25/05/2025) kemarin sore.

Penangkapan ini tak hanya mengguncang, tetapi juga membuka tabir praktik pemerasan dan dugaan kebocoran data audit desa yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Inspektorat.

Syaiful Bahri, warga Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, diciduk sekitar pukul 16.30 WIB di rumah seorang warga bernama Jufri di Desa Kolor, Kota Sumenep. Ia diduga kuat memeras Kepala Desa Batang-Batang Daya, Siti Naisa, dengan permintaan uang mencapai Rp40 juta. Namun, sang kades disebut hanya menyerahkan Rp20 juta.

Pihak kepolisian membenarkan adanya OTT ini. Salah satu penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Sumenep mengungkap bahwa SB kini tengah diperiksa secara intensif.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, meminta publik bersabar hingga konferensi pers resmi digelar.

“Pemeriksaan masih berlangsung, dan kami menunggu kedatangan Kasat Reskrim dari Bali,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Namun, kasus ini bukan yang pertama bagi SB (Ketua LSM SIDIK). Ia sebelumnya telah dilaporkan atas dugaan pemerasan serupa dalam proyek pembangunan jembatan di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan.