“Kami juga ingin melihat sejauh mana implementasi program pena telah berjalan, karena dampak program ini sangat baik yaitu mampu menarik masyarakat keluar dari garis kemiskinan,” tutur Umar.
Masih dalam rangkaian acara kegiatan kunjungan kerja reses ke Kaltim, selain pertemuan rapat, komisi VIII DPR bersama dengan kemensos, juga meyerahkan bantuan program Asistensi dan rehabilitasi (ATENSI) kepada masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus.
Berdasarkan informasi yang di terima Umar, nilai manfaat dari pemberdayaan bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus sangat dirasakan.
“Dalam kondisi seperti itu mereka lebih senang diberdayakan bukan dibantu seperti bantuan sosial tetapi lebih ingin diberdayakan,” tutupnya. (*)
