Pembangunan SPBU Shell Simo Magersari Jalan Terus, Meski Satpol PP Minta Dihentikan Sementara

Para pekerja proyek pembangunan SPBU Shell Simo Magersari, Rabu (1/12/2021) tetap bekerja seperti biasa (FOTO : Dokumen Pribadi Johny Susanto)

Surabaya – Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Jalan Simo Magersari, Kelurahan Simomulyo terus menuai polemik dan kontroversi. Hasil resume (rangkuman, Red) rapat Komisi C DPRD Kota Surabaya tanggal 23 November 2021 terkait permasalahan pembangunan SPBU Shell Simo Magersari yang salah satunya meminta Satpol PP Kota Surabaya menghentikan sementara pembangunan.

Kasatpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto telah menindaklanjuti resume tersebut dengan menyurati pihak SPBU Shell Simo Magersari tanggal 25 November 2021 agar menghentikan sementara kegiatan pembangunan. Selain itu, Kasatpol PP Surabaya dalam suratnya itu juga mengingatkan apabila tidak mengindahkan pemberitahuan ini, maka Pemerintah Kota Surabaya (Satpol PP Kota Surabaya) akan melaksanakan penghentian kegiatan pembangunan di lokasi tersebut.

Tetapi dalam perkembangannya, pihak SPBU Shell Simo Magersari diduga tetap melanjutkan pembangunan. Demikian diungkap oleh Johny Susanto, warga Jalan Simo Magersari yang kediaman dan tempat usahanya bersebelahan dengan proyek pembangunan SPBU Shell Simo Magersari.

“Pihak SPBU Shell Simo Magersari tetap bekerja. Saya sudah melapor ke Ibu Aning (maksudnya, Aning Rahmawati, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Red),” ujarnya kepada madurapers.com, Rabu (1/12/2021) melalui sambungan suara WhatsApp (WA) seraya menunjukkan foto di lokasi pembangunan SPBU Shell Simo Magersari.

BACA JUGA:  Kejari Tanjung Perak Pastikan Surat Tuntutan JPU Sudah Siap Dalam Perkara Pembunuhan Berencana Terhadap Anak di Kupang Krajan
Surat Kasatpol PP Kota Surabaya Eddy Christijanto kepada pihak SPBU Shell Simo Magersari untuk menghentikan sementara kegiatan pembangunan

Sementara itu, pihak SPBU Shell Simo Magersari yang diwakili Eva sampai berita ini diturunkan belum merespon konfirmasi wartawan media ini terkait masih berjalannya pembangunan. Dihubungi melalui sambungan pesan dan suara WA, Kamis (2/12/2021), Eva belum menjawab.

Kasatpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto, Kamis (2/12/2021) angkat bicara soal pembangunan SPBU Shell Simo Magersari yang tetap dilaksanakan berdasarkan informasi dari Johny Susanto. Eddy, panggilan karibnya, menerangkan hasil kunjungan Komisi C DPRD Surabaya hari Senin kemarin (29/11/2021) akan dilakukan rapat koordinasi (rakor) lagi di Komisi C DPRD Surabaya. Menurutnya, sementara SPBU Shell Simo Magersari memiliki semua perizinan yang wajib dipenuhi.

“Karena ternyata pak Johny menawarkan rumahnya untukk dibeli Shell sebesar 10 M. Namun, Shell tidak mampu dan belum ada titik temu antara Shell dan pak Johny Tolong di confirm ke pak Johny, karena saya tidak hadir di lapangan. Staf saya yang hadir,” ungkap Eddy.

Ditanya tentang apakah suratnya tersebut kepada PT Shell Indonesia, SPBU Shell Simo Magersari tetap berlaku atau dicabut, Eddy mengatakan itu menindaklanjuti hasil kesimpulan rapat di Komisi C DPRD Surabaya.

BACA JUGA:  Saksi Perkara Dugaan Pungli Bantuan Kemenag di Bojonegoro Tak Mengetahui Uang Mengalir ke Terdakwa Shodikin

“Selanjutnya hasil kunjungan lapangan yang dijadikan acuan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan