BRI Berikan Bantuan CSR kepada Pemkab Sampang untuk Pembangunan Infrastruktur

Keterangan Photo : Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi di dampingi Waki Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat Menerima Bantuan CSR dari BRI Sampang.

Sampang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sampang untuk pembangunan infrastruktur di tiga desa, Selasa (17/8/2021).

Bantuan CSR diserahkan oleh Pimpinan Cabang BRI Sampang, Iwan Dwi Cahyono kepada Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi didampingi Wakil Bupati Sampang, H. Abdullah Hidayat, di Pendopo Trunojoyo Kabupaten Sampang.

Adapun bantuan CSR dari BRI tersebut diantaranya tebing penahan jalan di Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah senilai 50 juta, pembangunan jalan rabat beton di Desa Sokobanah Laok, Kecamatan Sokobanah senilai 50 juta, pengaspalan jalan di Desa Karang Anyar Kecamatan Ketapang senilai 50 juta serta 120 paket sembako kepada anak yatim.

“Bantuan ini telah kami serahkan kepada penerima, yang melatarbelakangi bantuan CSR ke sektor fisik pembangunan. Karena APBD Sampang telah direfocusing ke penanganan Covid-19, sehingga kami ikut andil bergerak untuk mensukseskan visi misi pembangunan Bapak Bupati,” ucap Pimpinan Cabang BRI Sampang Iwan Dwi Cahyono.

Adapun lokasi penerima bantuan dijelaskan olehnya bahwa hal tersebut merupakan usulan Pemerintah Kabupaten berdasarkan skala kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Penyuluh Agama Islam KUA Banyuates Sukses Menyelenggarakan MTQ Tingkat Kecamatan

Ke depan, pihaknya akan terus menjalin komunikasi yang intens dengan Pemda agar bisa men-suport bantuan yang bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Sampang.

“Komunikasi yang baik dengan Pemerintah Daerah, alhamdulilah Bapak Bupati selalu mengimbau agar CSR yang kita salurkan agar betul-betul bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi mengapresiasi bantuan CSR yang telah disalurkan oleh BRI kepada masyarakat tersebut.

Dampak pandemi Covid-19, APBD Sampang yang ramping terkena imbas recoufusing sehingga berdampak pada perencanaan program pembangunan yang telah dicanangkan.

“Sampang ini sangat luas, untuk membangun keseluruhan wilayah membutuhkan anggaran yang besar, sedangkan APBD kita sangat ramping. Oleh sebab itu kami selalu berusaha untuk mencari anggaran diluar APBD seperti CSR perusahaan,” ucapnya.

Pihaknya berharap, CSR pembangunan yang telah disalurkan oleh BRI kepada masyarakat di tiga desa-desa dikelola dengan baik agar manfaatnya dirasakan oleh masyarakat banyak.

 

Tinggalkan Balasan