Pesantren Benteng Moral Bangsa, Wakil Ketua DPRD Sumenep Ajak Santri Adaptif di Era Digital

Admin
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, M. Syukri
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, M. Syukri. (Sumber Foto: Istimewa).

“Kita tidak boleh lengah. Tantangan umat semakin kompleks dan bisa menggerus semangat persatuan. Karena itu, pesantren dan NU harus tetap menjadi penjaga Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta sumber kesejukan bagi masyarakat,” tegasnya.

Syukri juga menyoroti pentingnya santri masa kini untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Ia menekankan bahwa santri tidak hanya harus kuat dalam ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu bersaing di era digital.

“Santri harus adaptif terhadap perkembangan zaman, tapi tetap berpegang pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tambahnya.

Selain itu, Syukri mengajak seluruh masyarakat untuk menghargai perjuangan para ulama dan santri yang telah menjadi pondasi lahirnya generasi berakhlak mulia dan cinta tanah air.

Ia menilai, semangat perjuangan tersebut harus terus diwariskan agar pesantren tetap menjadi pusat lahirnya pemimpin bangsa.

“Dari pesantren lahir generasi religius dan nasionalis. Inilah kekuatan yang harus terus dijaga demi kemajuan Indonesia,” pungkasnya.