Sementara itu, Ketua LKK PCNU Sumenep, Raudlatun, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin. Ia menegaskan bahwa BRUS bukan hal baru bagi pihaknya.
“Kami sangat berterima kasih atas undangan ini. Ini bukan kali pertama kami terjun langsung ke sekolah untuk mendampingi siswa melalui BRUS,” katanya.
Raudlatun juga menyampaikan bahwa LKK PCNU telah meluncurkan sebuah film bertajuk Keluarga Maslahat sebagai bagian dari kampanye penyadaran tentang pernikahan dini. Ia menceritakan pengalaman menyentuh saat mendampingi seorang siswa yang menangis karena akan dinikahkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka wawasan siswa, agar mereka berani bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
