Uang Beredar di Masyarakat Tumbuh Positif di Februari 2024

Madurapers
Erwin Haryono, Humas Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI)
Erwin Haryono, Humas Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) (Sumber foto: Istimewa, 2024).

Selain itu, pertumbuhan aktiva luar negeri bersih juga memberikan kontribusi dengan tumbuh sebesar 2,3%, meskipun lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 4,8%.

Namun, terdapat kontraksi pada tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) sebesar 1,0%, setelah sebelumnya tumbuh sebesar 1,9% pada bulan Januari 2024.

Pertumbuhan uang beredar yang positif ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif terhadap aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Dengan likuiditas yang cukup di pasar, diharapkan masyarakat dan pelaku usaha dapat lebih mudah untuk mengakses dana yang dibutuhkan untuk berbagai keperluan, seperti investasi dan konsumsi.

Meskipun demikian, perlu juga diingat bahwa stabilitas pertumbuhan uang beredar juga perlu dijaga agar tidak menimbulkan risiko inflasi yang berlebihan.

Bank Indonesia diharapkan terus melakukan pengawasan dan kebijakan yang tepat untuk menjaga keseimbangan ini demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.