Wabup Berjanji akan Terus Tingkatkan UMKM di Sumenep

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Dewi Khalifah. (Sumber Foto: Fauzi)

Sumenep – Indonesia yang masuk dalam kategori negara berkembang, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting, sebab menyerap paling banyak tenaga kerja dibandingkan usaha besar.

Di sisi lain, pendemi Covid-19 menghantam pundi-pundi rupiah yang diperoleh masyarakat melalui berbagai usaha yang dilakukan, bahkan masyarakat dipaksa gulung tikar.

Sehingga tidak heran jika pemerintah Pusat hingga Daerah saling bahu-membahu dalam meningkatkan ekonomi melalui UMKM masyarakat.

Seperti yang saat ini tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur yang mampu menggiring produk UMKM-nya bersaing dengan produk usaha lainnya.

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Dewi Khalifah menerangkan pemberdayaan ekonomi yang saat ini dilakukan adalah bagaimana meningkatkan penjualan atau pemasaran produk UMKM masyarakat Bumi Sumekar ini.

“Alhamdulillah, UMK kita mulai naik kelas. Biasanya produk mereka tidak bisa masuk Indomaret, Alfamart sekarang sudah bisa masuk. Itu yang kita kawal sekarang,” jelasnya, Senin (13/12/21)

Bahkan tidak hanya bisa masuk, Wabub yang dikenal dengan panggilan Nyai Efa itu juga mewajibkan kepada para pemilik usaha toko modern di Sumenep dengan memasukkan 15% dari isi toko yang berasal dari para pelaku usaha UMKM lokal.

BACA JUGA:  Pemkab Sumenep Imbau Masyarakat Paham Resiko Kehamilan dan Kesehatan Reproduksi

Tinggalkan Balasan