Soal Video Berdurasi 30 Detik, Camat Batang-batang Menduga Ada Oknum Sekdes Membenci Dirinya

Joko Suwarno Camat Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. (Istimewa)

Sumenep – Siang kemarin, Minggu (15/08/2021) sosial media (Sosmed) dihebohkan dengan video Camat Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang seolah memerintahkan kepala desa (Kades) di kecamatan tersebut untuk mencuri sapi alias hewan ternak masyarakat yang enggan divaksin.

Pada video berdurasi 30 detik itu, Camat Batang-Batang, Sumenep, Joko Suwarno terlihat sedang menggelar agenda rapat koordinasi, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) bersama seluruh kepala desa satu kecamatan.

“Kalebun punya kartu AS, masyarakat punya sape, keco’ sapena ca’na Bupati. Keco’ sapena mon reng seta’ ende’ evaksin (Kades punya kartu AS, masyarakat punya sapi, curi sapinya kata Bupati. Curi sapinya jika ada orang yang tidak mau divaksin),” ungkap Camat dalam video yang beredar di Facebook dan WhatsApp itu.

Memastikan kebenaran pernyataan Camat Batang-batang dalam video tersebut, awak media madurapers menghubungi Camat terkait. Menurut Joko Suwarno, video tersebut hoax alias sudah diedit.

“Itu editan, jadi hoax. Itu rapatnya terkait dengan menindaklanjuti surat bupati tanggal 6 Agustus 2021, masalah percepatan vaksinasi yang tanggal 12 sampai dengan tanggal 16 Agustus 2021,” tuturnya melalui sambungan teleponnya, Minggu (15/08/2021).

Namun hoax yang dimaksud oleh Joko adalah terpotongnya durasi video, yang mana maksud dirinya hanya sekadar ingin berguyon ternyata diubah menjadi topik besar pembahasan.

BACA JUGA:  Kecelakaan di Pakandangan Barat Sumenep Merenggut Nyawa

“Itu kan terpotong, tentunya untuk sambutan saya pasti panggil salam dan mengucapkan salam hormat kepada yang hadir, jadi tidak langsung bilang begitu. Asumsi saya itu hanya guyon, ternyata guyonan saya disalah gunakan, dijadikan tema besar,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan