“Diduga pengemudi sepeda motor saat melaju dari arah barat ke timur tidak konsentrasi ke arah depan dan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki,” jelasnya Kamis (9/12/21).
Sehingga, lanjut Widi, terjadi benturan tepat di badan jalan sebelah selatan yang mengakibatkan Mahrawi (64) meninggal dunia.
“Pejalan kaki meninggal dunia. Sedangkan pengemudi motor tidak mengalami luka-luka,” imbuhnya.
Selain itu, kendaraan yang digunakan Ahmadi mengalami kerusakan material.
“Kerugian akibat kecelakaan itu, ditaksir mencapai Rp.500 ribu,”pungkasnya.
