Dalam kegiatan itu, rombongan KMBY mendapat nomer urut 04 dengan menampilkan Tari Tanduk Majeng dan Pencak Silat.
Selain dua kesenian ini, ada 11 anggota KMBY juga menghadirkan atraksi memakan bara api yang mengundang decak kagum dan tepuk tangan penonton. Penonton membanjiri setiap titik Nol KM, di sepanjang rute Parade. Tidak kurang dari 30 group peserta memadati sepanjang jalan Malioboro.
Hajir warga sampang beserta tiga keluarganya merasa senang melihat Parade Seni Budaya di Nol KM. Yang cukup menarik dan membanggakan, ada peserta dari Madura yang diwakili KMBY sebagai wujud eksistensi Madura di Jogja dan di hadapan etnis lainnya,” ungkapnya.
Irfan Maulana, selaku ketua Umum KMBY turut hadir selain sebagai tamu khusus, ia juga turut membersamai anggotanya sejak awal.
“Untuk mempertukarkan seni dan kebudayaan, ada yang lebih penting dari itu gelaran parade ini juga bisa menjadi ajang menjaga keharmonisan antar suku dan etnis lainnya yang harus selalu dirawat,” Kata Irfan, sembari menutup percakapannya.
