Pasca Covid-19 Jumlah Penduduk Miskin di Sumenep Meningkat

Redaksi
Ilustrasi rumah penduduk miskin Sumenep
Ilustrasi rumah penduduk miskin (Dok. Madurapers).

Sementara dimensi lain, tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan di Sumenep angkanya juga memperlihatkan semakin meningkat. Datanya terlihat pada indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan pada periode yang sama.

Indeks kedalaman kemiskinan ini mengindikasikan jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan, sementara indeks keparahan kemiskinan mengindikasikan ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin.

Indeks kedalaman kemiskinan tahun 2019 sebesar 3,03 dan tahun 2020 meningkat menjadi 4,33. Indeks keparahan kemiskinan tahun 2019 sebesar 0,79 dan tahun 2020 meningkat 1,30. Dengan demikian, pada tahun 2020 ada peningkatan indeks kedalaman kemiskinan sebesar 1,30 dan indeks keparahan kemiskinan sebesar 0,51.

Jadi, peningkatan kemiskinan tersebut, diperkirakan Tim Redaksi Mediapers kemungkinan besar dampak dari pandemi Covid-19. Kebijakan recofusing anggaran daerah, relokasi belanja daerah, dan pambatasan sosial untuk penanganan pandemi Covid-19 terindikasi kuat memperlemah kondisi ekonomi masyarakat sehingga jumlah penduduk miskin di Sumenep meningkat pada tahun 2020.